CIRI CIRI AYAM BIRMA

Label:


Aku Suka Gaya Tarung Burma, untuk kelas 2,8 kg ke bawah aku pikir burma
punya kelas yang tidak boleh di lihat sebelah mata, cara ayam tersebut memukul,
menghindar dan intensitas pukulan yang bisa di bilang luar biasa. Namun sangat
di sayangkan untuk ukuran yang melebihi 2.8 kg, ayam burma bisa dibilang belum
mempunyai nama kecuali ada beberapa ayam yang sudah cross breeding sehingga
mempunyai bentuk tubuh seperti ayam Thai, teknik tarung juga seperti Thai, daya
tahan seperti ayam vietnam/saigon, tapi intensitas pukulan dan daya serang
seperti ayam Burma itu sendiri. Namun jarang hal itu di dapat di kalangan saat
ini, walaupun ada pastinya ayam tersebut di jauhi banyak orang di kalangan,
namun tidak sedikit pula yang berhasil memenangkan pertarungan melawan ayam
tersebut. 


Secara Visual,
bisa di lihat dari foto yang saya lampirkan, secara detail fisik ayam ini tentu
sangat berbeda dengan jenis ayam aduan lainnya. Saya coba jelaskan sesuai
dengan apa yang saya tau tentang ayam ini adalah:


Ayam Burma Ori ataupun F1 yang sudah di import ke luar negara asalnya

  1. Berat
    badan ayam ini kurang lebih di bawah 3 kg
  2. Postur
    tubuhnya pun mirip sekali dengan ayam kampung yang ada di negara kita
  3. Tulangan
    ayam ini relative kecil ( kecuali sudah di Crossbreeding )
  4. Mempunyai
    Jari kaki yang kecil dan panjang
  5. Jenis bulu
    yang di miliki ayam ini adalah cenderung menjauhi warna ayam Thailand.
    Ayam Thailand memiliki warna dominan seperti Kuning Merah, Merah Hitam,
    atau pun hitam dan lainnya. Sementara ayam ini lebih kepada warna warna
    campuran dari merah, abu-abu, wido serta menjauhi warna primer ayam
    Thailand ( bangkok )
  6. Ayam Ori (
    asli ) Myanmar ini mempunyai gaya tarung yang unik yaitu, Nimpuk atau
    Nampar atau pranggal atau apapun itu sebutannya yang mendefiniskan
    bagaimana ayam ini bertarung tanpa mematuk kepala ataupun mematuk
    bagian tubuh lain sebelum memukul, jadi ayam ini berlaku spontan langsung
    memukul dan ini merupakan cara jitu untuk melukai tubuh lawan,
    kelebihan lain ayam ini adalah, mereka mempunyai sifat memukul tanpa
    mematuk. Dengan begitu mereka pun susah sekali untuk di patuk,
    cara ayam ini menghindar pun terbilang unik, ada yang dengan cara
    mundur sambil mukul, atau berlari kesamping sambil mukul, ngolong dan
    jarang sekali terlihat bermain rapat, sehingga untuk ayam ini sangat
    dianjurkan sekali permainan jangka pendek yang menggunakan Taji dengan
    catatan kita tau gaya tarung musuh seperti apa.


sesuai dengan Keunggulan karakter Jenis ayam masing
yang umumnya :



Birma = speed tinggi dan cendrung banyak timpuk dan bisa mundur jalu bagus .



Vietnam = Body/ tulangan ok . pukulan gancang . berdiri tegak/ sorong kuat .



Bangkok = Lebih cerdik .. teknik ok .speed normal pukulan ada juga yang gancang
( lebih indah untuk ditonton ).



Ratchatani : hampir kayak birma , tulangan lebih ok dari birma pure, agak
brutal . dan ada teknik juga seperti Bangkok.





Brazil = gaimana pemain bola brazil ( teknik tinggi ) pukulan halus .





Nah kelemahan nya jenis ayam diatas juga banyak pada umumnya .



Birma = tulangan kecil .ayam cendrung lebih kecil. ada juga yg jalunya ngak
ngak jalon.



Vietmam += ada juga ayam yang ngemut depan2 saja ( lambat .)



Ratchatani , Bangkok, Brazil : ya kebalikan dari yang atas klw yg jelek .





semua ayam ada yg bagus ada juga yg jelek .



sebuah penyilangan Antara A dan b ( bisa dapat yang A atau B juga atau
kombinasi A dan B) akan tetapi tidak semuanya AB . ( timbul pertanyaan Kenapa
tentunya ).



jawabanya , adalah ada gen Dominan dan resesif yang berperan ..





maka sebelum melakukan penyilangan harus bisa patikan bahwa Gen Dominan (
umumnya didapatkan dari beberapa kali penyilangan ( baca pemulian ternak ) ayam
A ( pukul gancang ) B ( speed tinggi ) bila digabungkan hasilnya akan merata A
dan B ,





Sedikit tambahan bang...





Selain faktor dominan/resesif, ada juga faktor lain yg disebut intermediate
(kalo ga salah, sy lupa istilahnya). Dimana sifat yg berbeda, menutupi sifat
lainnya.



Contoh :



Ayam tipe pukul depan kawin dgn ayam tipe dorong masuk sayap.



Pukul depan dan masuk sayap adlh dua sifat dari kombinasi gen yg berlainan.



Maka bisa jadi salah satu sifat tidak muncul. Misal pukul depan tidak muncul
krn ayam selalu dorong masuk sayap.





Jadi tidak mungkin kita punya sekaligus dua sifat yg kontradiktif dalam diri
satu ekor ayam.





Secara umum, kawin silang bangkok vs burma banyak yg gagal (meski ada juga yg
berhasil). Ini krn keduanya punya sifat yg kontras. Seperti kita tau, bahwa
ayam burma adlh 'anti' bangkok.



Burma tidak main, pukul saja. Sementara bangkok harus olah dulu baru pukul

Cara Mempercepat Pergantian Bulu Ayam

Label:



Force moulting adalah usaha merontokkan bulu unggas sebelum
masa waktunya. Selama masa meranggas (moulting) berat badan ayam akan berkurang
sekitar 400-600 gram yaitu dengan cara mengatur makanannya. Banyak metode yang
dilakukan dalam memberikan pakan kepada ayam yang sedang moulting, umumnya
yaitu selama 6 minggu diberikan makanan dengan kadar protein rendah tetapi
ditambah trace mineral dan vitamin, sesudah 6 minggu diberikan makanan yang
normal dan unggas akan berproduksi secara normal selama 4 minggu berikutnya.



Metode force moulting

Pada prinsipnya metode yang dipakai adalah dengan memberikan stress treatment
atau drug treatment yang pada pokoknya adalah dengan pemuasaan dan pembatasan
air minum, pemuasaan dan pembatasan makanan dan juga pembatasan sinar. Ada 4
metode force moulting :

1. Metode Convensional


* hari ke-1 dan ke-2, ayam sama sekali tidak
diberi makan dan minum
, sinar diberikan 8 jam/hari (penyinaran
alam).

* Hari ke-3, diberi makanan 50% dari total kebutuhan dan sinar diberikan 8
jam/hari

* Hari ke-4, ayam dipuasakan sama sekali

* Hari ke-5, perlakuan sama dengan hari ke-3

* Hari ke-6, perlakuan sama dengan hari ke-4

* Hari ke-7, perlakuan sama dengan hari ke-3

* Hari ke-8, perlakuan sama dengan hari ke-4

* Hari ke-9, perlakuan sama dengan hari ke-4,
dan air minum diberikan minum secara bebas (ad libitum)

* Hari ke-10 sampai hari ke-60, diberi makanan 75% dari kebutuhan dan minum
minum diberikan secara ad libitum

* Hari ke-61 dan seterusnya, makanan dan minum diberikan secara penuh,
pemberian sinar 14-16 jam/hari



2. Metode Milo
(California Program)


Inti dari metode ini adalah dengan pemberian milo/gandum, atau jagung saja
dalam waktu yang sangat lama. Metode ini cocok diterapkan untuk daerah beriklim
tropis. Adapun caranya adalah sebagai berikut :



* Hari ke-1 sampai ke-35, ayam diberi makanan secara penuh sesuai dengan
kebutuhan, hanya saja penyinaran secara alam dibatasi.

* Hari ke-36 sampai ke-45, ayam dipuasakan sama
sekali
dan sinar diberikan 8 jam/hari

* Hari ke-46 sampai ke-60 diberikan makanan hanya berupa gandum atau jagung
sebanyak-banyaknya dan sinar tetap 8 jam/hari

* Hari ke-61 sampai 68 ayam kembali diberikan makanan secara penuh, air
diberikan secara ad libitum, dan sinar diberikan 14-16 jam/hari.



3. Metode Macxindoe

Merupakan kombinasi dari kedua metode di atas, hanya saja dilakukan pembatasan
air minum, makanan dan daun lamtoro. Adapun cara metode ini adalah sebagai
beriukut :



* Hari ke-1 dan ke-2, ayam dipuasakan sama sekali

* Hari ke-3, ayam diberi air minum saja

* Hari ke-4 sampai ke-6 , ayam kembali dipuasakan

* Hari ke-7 sampai ke-10, perlakuan sama dengan hari ke-3

* Hari ke-11 sampai ke-25, ayam diberikan minum secara ad libitum dan makanan
diberikan 50% dari kebutuhan dan dicampur dengan daun lamtoro 20%

* Hari ke-26 dan seterusnya, ayam diberikan makanan secara penuh dan air minum
diberikan secara ad libitum.



4. Metode Washington



* Hari ke-1, ayam diberikan makan dan minum seperti biasa

* Hari ke-2 sampai ke-3, ayam dipuasakan dari
makan dan minum


* Hari ke-4, dipuasakan tetapi
diberikan minum saja

* Hari ke-5 sampai ke-49, ayam diberikan makanan 2,7 kg per 100 ekor layer, air
minum tetap diberikan

* Hari ke-50, diberikan makan dan minum secara penuh dan pemberian cahaya 14-16
jam/hari


Prerawatan Saat Penggantian Bulu Ayam Aduan


Proses penggantian bulu atau sering disebut dengan istilah
Mabung, Ngurak atau Moulting pd unggas, merupakan hal yg rutin dan terjadi tiap
tahun. Pada masa ganti bulu, biasanya banyak bebotoh yg tidak menyadari tentang
kondisi ayam yg membutuhkan berbagai mineral dan protein yg bertambah pada fase
ganti bulu. Bebotoh masih saja memperlakukan ayamnya dgn ransum biasa, padahal
ayam yg mengalami proses ganti bulu lebih memerlukan perhatian ekstra. Pada
fase ganti bulu ini merupakan fase istirahat yg panjang dan perlu diberikan
pakan khusus yang lebih bergizi tinggi dan mineral berikut vitamin yg cukup.
Pemberian pakan yg mengandung kadar protein yg lebih perlu diberikan karena
pada fase ini ayam memerlukan energi yg relatis lebih banyak. Bila kebutuhan
mineral dan protein tidak tercukupi dlm jumlah yg memadai maka ayam laga akan
mengalami penurunan kualitas fisiknya. Efek selanjutnya yang dapat terlihat
adalah kondisi berpengaruh pada saat ayam aduan kelak bertarung dimana ayam
terlihat lebih lemah dan jadi loyo. Sering kita temui di kandang bebotoh, ayam
laga yg dalam fase ganti bulu bermuka pucat kurang gairah dan terlihat lemas.



Pada masa ganti bulu, sebaiknya ayam diberikan Pakan Ayam Petelur dgn kadar
protein 16%, sedangkan pakan ayam yg lain sangat tidak cocok, karena kandungan
kalori dan protein yang terlalu berlebih. Hal ini ditujukan untuk menghindari
terjadinya kegemukan pada ayam, yg berakibat penumpukan pada tulang dada dan
hal ini akan sangat mengganggu stamina ayam. Karena ayam akan lebih mudah
kehabisan nafas (ngos-ngosan) dan pengembalian bentuk dan berat ideal ayam tsb
akan memakan waktu yang lebih lama lagi.



Pada saat ganti bulu, ayam aduan tidak memerlukan pemberian MINYAK IKAN yg
berlebihan. Ini bisa dinilai dari sehelai bulu ayam yg mengandung 85% protein,
2.5% lemak, 1.5% serat kasar, 0.2% kalsium dan 0.75% phosporus (berdasarkan
penelitian Charoen Phokpand). Jadi dengan dilihat komposisi kandungan bulu,
maka ayam tidak memerlukan minyak ikan. Namun pada saat ganti bulu,ayam lebih
membutuhkan protein, vitamin dan mineral yg cukup.




Kebanyakan bebotoh beranggapan pemberian minyak ikan dapat membuat bulu
mengkilap dan kuat. Minyak ikan mengandung ASAM LINOLEAT 99% sebaliknya ayam
hanya membutukan asam linoleat 1% saja yg bisa didapatkan dari pakan ayam aduan
umumnya. Padahal untuk membuat bulu mengkilap dan kuat cukup melalui pemberian
makanan berprotein yg cukup, sehingga kelenjar lemak yg ada pada ekor akan
berfungsi sebagai semir yang akan digunakan ayam untuk mengilapkan bulu
meskipun ayam tidak dimandikan.



Pada waktu ganti bulu, ayam tidak membutuhkan tenggaran/umbaran yg rutin, ayam
cukup diumbar 3 hari sekali saja untuk mengepakkan sayam dan melemaskan otot yg
kaku. Memegang ayam yang berganti bulu juga harulah berhati-hati, karena bulu
masih muda dan teras sakit bila dipegang. Dan kemudian jangan sesekali ayam
yang sedang berganti bulu dikumpulkan atau digabungkan dengan ayam betina,
karena bulu mengandung phosporus yg tinggi, yg merupakan makanan yang paling
diminati dan santapan lezat bagi ayam betina. Demikian juga bila dijadikan
pemacek, maka perhatikan kebutuhan karbohidratnya, jika kekurangan maka napsu
kawin akan menjadi menurun dan sebaliknya jika pemberian karbohidrat berlebihan
maka ayam akan menjadi terlalu gemuk yang juga dapat menurunkan nafsu kawin.



Kemudian, selama periode penggantian bulu yang biasanya memakan waktu beberapa
bulan, jangan lupa untuk memperhatikan kandang ayam, jangan sesekali
menempatkan ayam yang memiliki sudut2 kandang yang cukup tajam yang dapat
mengganggu pertumbuhan bulu dah bahkan bisa merusak bulu mudah yang baru
tumbuh. Hal ini juga harus menjadi perhatian karena jangan sampai seluruh upaya
keras kita di dalam menjaga pola makannya akan menjadi sia-sia belaka karena
penempatan kandang ayam yang tidak tepat. Dengan kata lain, untuk ayam yang
sedang mengalami penggantian bulu, mulai dari makanan, pengumbaran, dan
penempatan kandangnya tetap harus menjadi perhatian kita agar proses
penggantian bulu dapat berjalan dengan sempurna.

CARA MENGHEMAT PAKAN AYAM ADUAN

Label:


Cara menghemat pakan




Tak jarang seorang peternak mengeluh dan
merasa prihatin dengan kondisi ekonomi dunia yang sedang lesu. Karena cepat
atau lambat, dia yakin dampaknya akan menghantam industri peternakan. Kondisi
perekonomian global selalu menjadi kambing hitam tatkala usaha yang kita rintis
sedikit mangalami kesuraman dan mungkin pada akhirnya akan tutup usaha alias
bangkrut. Lempar batu dan sembunyi tangan, mungkin itulah peribahasa yang pas
buat gambaran kondisi di atas.

Mengapa kami ibaratkan dengan peribahasa di atas? Karena kita jarang bahkan
mungkin tidak pernah melakukan introspeksi diri terhadap manajemen yang selama
ini kita terapkan pada usaha kita. Kita lebih senang menuduh kalau kesuraman
atau bangkrutnya usaha kita disebabkan oleh factor luar daripada factor dari
dalam. Padahal factor dari dalam tidak sedikit menjadi salah satu penyebab
utama dalam hal tersebut.

Salah satu faktor dari dalam yang perlu mendapat perhatian adalam masalah
manajemen pemeliharaan terutama masalah pakan. Walau kontribusinya sekitar 30%,
tapi tidak menutup kemungkinan bisa menjadi boomerang tanpa kita sadari. Oleh
karenanya pada kesempatan kali ini kami akan mengangkat tema tentang efisiensi
pakan. Karena kalau kita telusuri lebih jauh ternyata factor dalam yang paling
banyak menyebabkan kerugian adalah ketidakefisienan dalam penggunaan pakan di
samping faktor-faktor lain. Sehingga nantinya kita bisa melakukan penelusuran
dan pemecahan factor-faktor penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa faktor
penyebab kerugian :

1.      Pemberian pakan dengan porsi yang banyak.
Pemberikan pakan dengan jumlah sedikit tetapi menghasilkan produksi yang
optimal tentu lebih baik daripada pemberian pakan dalam jumlah banyak meskipun
hasilnya juga optimal. Produksi ternak tidak selalu bergantung dari seberapa
banyak pakan yang dimakan akan tetapi bergantung pada seberapa banyak pakan
yang dapat dicerna. Sehingga usaha maksimalisasi nilai kecernaan menjadi sebuah
solus alami yang bisa ditempuh. Kecernaan bisa dimaksimalkan kalau seluruh atau
sebagian besar komponen nutrisi bisa dicerna. Setidaknya ada tiga komponen
besar penyusun pakan yaitu pati (50-60%), protein (20-23 %) dan sellulosa
(3-7%).

2.      Kurang memperhatikan jenis pakan yang
diberikan. Pakan unggas terutama ayam dapat dibedakan menjadi lima jenis yaitu
: biji-bijian murni (grain), bijian
atau bungkil yang digiling (meal), campuran
dari beberapa meal (mash), mash yang
dibentuk seperti butiran (pellet), dan
pellet yang dibentuk butiran kecil ± 3 mm (crumble). Masing-masing
jenis unggas atau fase umur mempunyai tingkat keefektifan yang berbeda terhadap
respon jenis pakan yang diberikan.

3.      Mengabaikan pakan murah berkualitas. Kami
yakin bahwa kita semua menginginkan pakan dengan harga yang paling murah tetapi
menghasilkan produksi yang optimal. Ini bisa kita dilakukan dengan pemanfaatan
limbah pertanian yang relatif murah. Persoalannya, penggunaan limbah pertanian
sering menyebabkan produksi tidak optimal karena rendahnya kecernaan dan
absorpsi akibat serat yang tinggi dan adanya anti nutrisi. Untuk mengatasi
persoalan tersebut, penambahan zat aditif seperti enzim dengan spektrum yang luas
terhadap berbagai jenis serat dan antinutrisi menjadi sangat penting untuk
memaksimalkan kecernaan dan merombak antinutrisi sehingga tidak menghambat
proses kecernaan dan absorpsi.

4.      Kurang memperhatikan jadual pemberian pakan,
baik menyangkut jumlah pakan yang diberikan atau waktu pemberian pakan.
Pemberian pakan dengan frekuensi lebih sering akan lebih menghemat konsumsi
pakan daripada frekuensi pemberian pakan yang sedikit. Mengapa? Karena dengan
seringnya kita mendatangi tempat pakan maka kita akan mengetahui kondisi pakan
(keadaan dan jumlah) yang sebenarnya.

5.      Mengabaikan desain tempat pakan. Tidak ada
ruginya kalau kita melakukan desain ulang tempat pakan kita sehingga mampu
meminimalkan pakan tumpah. Menurut penelitian yang ada bentuk wadah pakan yang
kurang tepat dapat mengakibatkan pemborosan pakan sekitar 10%. Kalau kita bisa
memperbaiki kondisi ini berarti kita telah melakukan penghematan sebesar biaya
pakan sebesar 10%

6.      Mengabaikan energi yang terbuang. Penggunaan
pakan oleh ayam dikatakan efektif apabila pakan tersebut digunakan oleh ayam
untuk produksi bukan untuk selainnya. Perilaku ayam seperti kejar-kejaran,
berkelahi, atau berjalan mendatangi tempat pakan dan minum adalah kegiatan yang
dapat membuang energi secara percuma. Hal ini bisa kita minimalkan dengan
memberikan ruang gerak terbatas atau dengan mengurangi jumlah pakan yang
diberikan. Pemberlakuan ruang gerak yang terbatas di sini masih mengikuti
standar kepadatan kandang dan tingkat kenyamanan ternak. Adapun untuk pemberian
pakan yang dikurangi mempunyai tujuan untuk mengurangi konsumsi pakan dan
minumnya. Kalau saja kita melakukan penghitungan, maka akan didapat hasil bahwa
kunjungan ayam ke tempat pakan dan minum per hari nya antara 30-40 kali. Kalau
saja kunjungan tersebut bisa dikurangi, berarti kita bisa menghemat energi yang
terbuang yang semestinya bisa digunakan untuk produksi.

7.      Mengabaikan usaha penambahan zat aditif
seperti enzim atau lainnya yang memiliki spektrum luas dalam menghancurkan
serat atau zat anti nutrisi sehingga penyerapan pakan lebih optimal. Penambahan
enzim diyakini bisa menekan konsumsi pakan yang ujungnya akan meningkatkan
pendapatan dari penghematan biaya pakan (income over feed cost)

8.      Mengabaikan masa pertumbuhan ayam, kita tidak
sadar bahwa pada masa awal-awal pemeliharaan (DOC) pakan diberikan secara
ditaburkan di atas lantai yang dialasi kertas Koran atau lainnya. Hal ini akan
menyebabkan pakan menempel dan menggumpal yang akhirnya tidak terkonsumsi.
Selain itu, kita dapati juga banyak pakan yang tercecer dan terhambur
berjatuhan karena kertas sobek atau karena cekeran anak ayam. Oleh karenanya
usaha yang bisa kita lakukan adalah menggunakan tempat pakan bentuk piring (plate feeder) dan frekuensi
pemberian pakan bisa ditambah.

9.      Penempatan tempat pakan yang kurang tepat.
Penempatan tempat pakan yang digantung terlalu rendah akan menyebabkan banyak
pakan yang tumpah akibat terkais-kais atau bahkan tempat pakan rusak. Demikian
juga pada ayam petelur, karena pakan ayam petelur sering diberikan secara
sekaligus.

10.  Tempat minum yang bocor. Pada system pemeliharaan ayam petelur system
battery tempat minum biasanya letaknya di atas tempat pakan. Karenanya kalau
tempat minum yang bocor atau miring dapat menyebabkan pakan menjadi basah
sehingga pakan menjadi menggumpal dan akhirnya terbuang percuma.

11.  Kurang memperhatikan kondisi gudang atau tempat penyimpanan pakan.
Atap gudang yang bocor bisa menyebabkan tirisan air hujan masuk ke dalam
gudang. Padahal di dalam gudang terdapat tumpukan pakan yang siap kita berikan
kepada ternak kita. Akibat kebocoran tersebut dapat menyebabkan kelembaban
gudang meningkat dan tak jarang pakan menjadi berjamur, tercemar sehingga
kualitasnya menurun.

12.  Cara penyimpanan pakan yang kurang benar, Seringkali kita mengabaikan
faktor ini. Contohnya adalah tidak menggunakan pallet sebagai pembatas agar
pakan atau karung pakan yang ada dibagian paling bawah tidak kontak langsung
dengan lantai. Contoh lain seperti tidak mendahulukan pakan yang masuk gudang
duluan, pakan dibiarkan di luar gudang (atau bahkan masih di kendaraan) karena
tertundanya pemasukan pakan ke dalam gudang dan lain sebagainya.

13.  Membiarkan binatang pengganggu, burung-burung liar dan tikus sangat
cepat berkembang biak disekitar kandang ayam dan gudang. Binatang-binatang
tersebut secara tidak sengaja juga mengkonsumsi pakan walau dalam jumlah yang
relative sedikit disamping itu juga binatang-binatang tersebut dapat menjadi
perantara bibit penyakit (carrier).

14.  Menyepelekan usaha pengafkiran (culling),
pengafkiran merupakan suatu keharusan jika produktifitas ayam sudah tidak
sesuai harapan. Produktifitas ayam di bawah 50% perlu mendapat perhatian lebih.
Pemberian pakan kepada ayam yang tidak produktif akan sia-sia saja dan akan
mengakibatkan pemborosan pakan semata.

15.  Potong paruh (debeaking),
karena dengan potong paruh maka usaha pilih-pilih pakan akan dapat diminimalkan
sehingga pakan akan lebih banyak dikonsumsi.

Itulah beberapa faktor penyebab kerugian yang kita sadari atau tidak. Tidak
menutup kemungkinan masih banyak faktor penyebab lain yang belum kami ketahui
karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami. Oleh karenanya masukan dan
kritikan sangat kami harapkan guna manambah sempurnanya artikel in

CARA MILIH INDUK AYAM SUPER BREED

Label:




Untuk mendapatkan ayam bangkok unggul kita harus tau
keturunan dan asal usul induk.Lebih bagus kalau induk berasal dari kalangan
juara,kalau tidak bagaimana cara mendapatkan induk ?.Caranya adalah dengan
menyeleksi induk lokal yang ada (bukan dari keturunan juara) yaitu dengancara
diadu induk betina sama induk betina dan perhatikan cara bertarungnya dan hasil
yang baik adalah leher dan kepala lawannya lebih banyak memar dan
membesar.Begitu pula untuk induk jantan diadu dulu selama lebih kurang 2 babak
air dan perhatikan pola bertarungnya.Untuk hasil terbaik adalah induk jantan
hanya melakukan pada pukulan leher dan kepala,pukulan seperti ini dapat
mematahkan leher serta membuat kepala lawan robek atau kepala lawannya memar
dan membesar.Setelah itu baru induk dirawat untuk dikawainkan.



Ciri-ciri induk betina yang bagus

1. Kepala seperti kepala ular,kalau dilihat dari depan

2. Mata menjorok kedalam dan bersih

3. Badan kalau dipegang seperti botol atau seperti batang pinang

4. Kaki kering dengan jari kaki halus dan panjang

5. Tulang sapit udang lebar (tulang dibawah pangkal ekor) 3 – 4 jari

6. Tidak pernah sakit dari anakan

7. Kalau dapat ada tajinya lebih bagus

8. Bulu mengkilat



Ciri-ciri induk jantan yang bagus

1. Kepala seperti buah pinang

2. Tulang kepala tebal dengan alis menjorok keluar

3. Tulang leher rapat

4. Kepak sayap rapat ke badan

5. Paruh melengkung sepeti paruh elang dan agak panjang

6. Kaki dan sisik kering

7. Jari kaki halus dan panjang

8. Tulang ekor(tulang sapit udang) rapat dan keras

9. Mempunyai kokok yang besar

10. Bulu mengkilat

11. Memiliki badan yang bulat seperti batang pinang

12. Memiliki tulang yang kokoh dan tegak seperti burung elang



Usahakanlah dari anak ayam sampai ayam dewasa dalam pemberian pakan memenuhi
kebutuhan ayam sesuai dengan umurnya.Ayam yang terpenuhi nilai pakannya dan tak
akan pernah sakit merupakan modal utama untuk menjadi petarung yang
tangguh.Umur induk jantan baru bisa diambil keturunannya setelah berumur 1 tahun
6 bulan atau setelah mengalami satu kali masa mabung/ganti bulu dan untuk induk
betina setelah 3 kali masa bertelur.Tapi pengalaman yang saya dapati makin tua
induk jantan ataupun induk betina semakin bagus,selagi induk tersebut masih
produktif dan masih mau kawin.


LEHER AYAM ADUAN


Leher ayam ADUAN yang ideal adalah yang memenuhi kriteria
antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat
sehingga efektif untuk mengunci. Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah
satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba
tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan
membuat otot leher terbentuk.



Ukuran leher ayam harus proporsional, tidak terlalu panjang dan terlalu pendek.
Leher yang terlalu panjang, akan membuat sulit menghindar dari pukulan lawan.
Sebaliknya leher yang terlalu pendek, akan membuat sulit untuk mengunci
(ngalung) lawan.



Yang terpenting lagi, selain memiliki otot leher yang baik, ruas tulang leher
juga harus rapat. Ini sangat penting untuk menawan pukulan ke leher. Banyak
kasus ayam KO adalah karena pukulan ke arah leher yang membuat ruas tulang
terbuka sehingga syaraf yang ada di leher terganggu sekaligus cedera tulang
leher.

Persilangan Ayam Bangkok, Birma dan Saigon

Label:


Dalam melakukan persilangan ayam aduan, kita perlu
mendasarkan pada tujuan kita ingin memiliki ayam yg memiliki keutamaan dalam
hal apa, misal pukulan, teknik, ketahanan, dll.



Ibaratnya manusia, pasti ada gen yang terkuat dan gen terlemah, untuk manusia
gen terkuat adalah dari bangsa negro, kemudian eropa, dan terakhir adalah
bangsa asia. Bangsa asia mempunyai gen yang paling lemah.



Di dunia ayam, urutan gen mulai yang terkuat hingga terlemah adalah ayam
saigon/vietnam (terkuat), bangkok, burma dan terakhir ayam kampung (asli
indonesia). Untuk ayam kampung tidak dibahas disini, kita akan membahas 3 ayam
aduan yaitu vietnam, bangkok & burma.



Dengan dasar urutan gen tersebut, maka kita bisa memulai untuk melakukan
persilangan ayam aduan dengan berbagai tujuan :

1. Ayam yang tahan pukul dengan teknik bagus

Bisa disilangkan ayam saigon dgn ayam bangkok. Sang anak nantinya akan
mempunyai sifat saigon yang dominan, dia akan mempunyai pukulan yang keras dan
tahan pukul, namun teknik bertarungnya masih di bawah pure ayam bangkok
(induknya). Untuk mendapatkan bibit yang tekniknya mendekati ayam bangkok, maka
hasil anakan tsb harus disilangkan lagi dengan ayam pure bangkok (bisa juga
induknya), sehingga dengan tetap mempunyai pukulan yang keras & tahan
pukul, teknik bertarungnya akan mendekati teknik bertarung ayam bangkok,
misalnya ngalung/ngelock dan bongkar.




. Ayam yang pukul keras dan tempel pukul

Bisa disilangkan ayam saigon dengan ayam burma. Hasil anaknya akan mempunyai
pukulan keras dan tahan pukul, namun sifat pukulan nyawatnya akan berkurang
atau hilang sama sekali. Untuk mendapatkan sifat pukulan nyawat, sangat susah
sekali karena jauhnya gen burma dan saigon. Namun sang anak akan mempunyai
sifat tempel pukul (pukulan cepat) karena masih ada gen ayam burma yang
mempunyai ciri selalu memukul walau tanpa mematok. Jadi bila kita menginginkan
ayam yang masih punya pukul nyawat namun dengan postur tubuh yang msh besar,
paling tidak harus kita silangkan ayam burma dengan ayam bangkok, yang nantinya
sifat pukulan nyawat masih ada sedikit. Untuk mendapatkan turunan yang masih
mempunyai banyak pukulan nyawat (sering), hasil silangan bangkok x burma tadi
kita kawinkan lagi dengan ayam pure burma atau induk burmanya









Topik yang selalu menarik untuk dibahas.
Seandainya ada foto dan video yang mampu menvisualisasikan apa yang Pak Budi
kemukakan, tentu lebih afdol ....

Sedikit sharing ya, Pak Budi .... Dari yang Pak Budi kemukakan, bahasan topic
menjurus pada pencapaian dan keinginan untuk mendapatkan ayam yang memiliki
teknik tarung yang ideal. Tentu membutuhkan sebuah persilangan yang selektif
dimana materinya harus mampu mempresentasikan dari hasil yang diharapkan.


Saat
ini saya sedang ingin membuktikan sebuah teori, yaitu:. Ada fenomena
babon yaitu ketika disilangkan dengan jago yg biasa aja pun
tetep mampu menurunkan anakan yg bagus. Ada fenomena babon cetak yaitu
ketika disilangan dengan jago apapun,
anakannya selalu mengikuti jagonya tersebut..






Saya coba bedah satu per satu :



Pemahaman saya pribadi, 2 teori di atas sebenarnya sangat berhubungan erat
sehingga bukan merupakan  buah teori yang berbeda. Teori 1 adalah penurunan
genotype dan teori 2 merupakan penurunan fenotype dimana dalam sebuah
persilangan selalu akan diturunkan genotype dan fenotype.






Dalam konteks ini saya memahami "genotype" sebagai gen atau sifat
tarung, dan "fenotype" sebagai sifat fisik. Tentu ini pendapat
pribadi, bukan menjadi sesuatu yg bersifat mutlak. Dan karena judulnya
"persilangan" maka sy pun memahami hasilnya akan menyilang (dlm
konteks genotype), yaitu bapak turun ke anak betina dan babon turun ke anak
jantan.






Kemudian saya mulai bereksperimen :



Karena hasilnya menyilang, saya pun akan mencoba mencari babon anak champion.
Karena babon inilah yg mewarisi kechampionannya dan akan menurunkan ke
anak-anak jantannya. Tentu sy akan lebih merasa afdol kalo melihat dan
mengetahui secara pasti bahwa teknik tarung si champion ini persis seperti yang
saya harapkan




.





Selanjutnya saya akan mencari pejantan yang teknik tarungnya minimal mirip atau
lebih bagus dari si champion tersebut. Mengapa sy harus mencari pejantan yg
begitu? Yaa agar anakan betina si pejantan nanti bisa dijadikan regenerasi

MERAWAT AYAM YANG SEDANG JATUH MENTAL

Label:


Ayam leres (jatuh mental) adalah salah satu masalah besar
bagi para pemilik ayam aduan. Leres atau jatuh mental adalah suatu kondisi
ketika ayam menjadi tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung.
Jika beranipun biasanya akan segera lari begitu merasakan sakit. Ayam leres
bisa karena beberapa kondisi: (1) trauma kekalahan, (2) shock karena takut atau
kaget, dan (3) keturunan (genetik)


Trauma kekalahan

Ayam jago yang pernah kalah, apalagi kalah telak, bisa mengalami kondisi leres
atau jatuh mental. Karena rasa sakit yang diderita, ayam akan merasa takut
berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian terhadap ayam lain.


Shock karena takut atau kaget

Ayam jago juga bisa mengalami leres karena takut atau kaget. Leres karena takut
bisa terjadi jika ayam mengalami kejadian dikejar binatang yang lebih besar,
misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi karena kejadian yang
begitu tiba-tiba dan mengagetkan misalnya kejatuhan dahan pohon atau ada
kendaraan yang hampir menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat
menakutkan atau mengagetkan bagi si ayam, akan dapat membuat hati ayam menjadi
kecil dan tidak memiliki keberanian bertarung.



Keturunan (genetik)

Leres bisa juga karena keturunan. Ada ayam-ayam tertentu yang memiliki
kecenderungan hati yang lemah. Ayam-ayam seperti ini, meskipun memiliki teknik
tarung dan postur yang baik, biasanya bernyali kecil dan begitu merasa sakit
atau terkena pukulan keras akan lari.

Menyembuhkan ayam leres bukanlah pekerjaan mudah. Perlu waktu lama dan
kesabaran dalam proses. Kegagalan dalam penanganan akan membuat proses harus
dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang sama sekali.

Berikut adalah kiat-kiat untuk menyembuhkan ayam leres:


Fase 1, biarkan ayam jago yang leres berkumpul dengan ayam-ayam
betina saja. Bisa juga kalau dicampur dengan ayam-ayam yang masih kecil, yang
tidak mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien. Lakukan ini
antara 2 minggu sampai satu bulan, atau sampai anda yakin ayam tersebut mulai
memiliki kepercayaan diri. Selama proses ini jangan sampai ada jago lain
(meskipun lebih lemah) yang masuk ke wilayahnya. Yang perlu diperhatikan, area
penyembuhan ini juga benar-benar bebas dari intimidasi ayam jago lain, misal
masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam jago yang leres meskipun
areanya dibatasi. Bahkan meskipun tidak bisa melihat tapi suara kokok yang
terlalu keras karena tempat yang berdekatan, bisa membuat penyembuhan mentalnya
berjalan lambat.

Fase 2, setelah melewati fase 1 dengan baik, tahap berikutnya adalah dengan
memasukkan ayam-ayam lancur yang mulai berani kokok tapi belum memiliki
keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur yang secara fisik sudah besar
tapi tidak berani berkelahi ini, akan membuat ayam leres menjadi lebih percaya
diri. Ia akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda tersebut.

Fase 3, adalah fase uji coba mental. Setelah anda yakin fase 2 terlampaui
dengan baik, anda bisa mencoba mengadu ayam tersebut dengan ayam lain yang
sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau ayam kampung yang
fisiknya lebih lemah. Kemenangan terhadap ayam-ayam musuhnya tersebut sangat
mempengaruhi kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam lain
yang lebih lemah sampai benar-benar kepercayaan dirinya pulih.


Jika fase 3 ini sudah dilakukan dengan baik, maka yang anda perlu lakukan
tinggal menyiapkan fisiknya secara baik untuk pertarungan yang sesungguhnya.

Banyak orang yang berpendapat bahwa ayam leres tidak dapat diambil keturunannya
lagi karena rasa penakutnya akan turun ke anak-anaknya kelak. Pendapatnya ini
nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat saja diambil keturunannya, kecuali ayam
leres yang memang karena garis keturunan.

Cara Memperbesar Pertulangan Ayam Aduan

Label:


Artikel berikut ini sebenarnya untuk
pertumbuhan tulang manusia.. tapi saya SUDAH terbukti untuk memperbesar tulang
ayam aduan.. 

Mari mencoba..


Umumnya sebagian orang mengidamkan tubuh yang tinggi dan
langsing. Cara-cara dengan biaya mahalpun rela ditempuh untuk mewujudkannya.
Padahal ada langkah lain yang lebih mudah, praktis dan dengan biaya yang lebih
terjangkau.



Konsumsi kedelai salah satunya. Jenis kacang yang satu ini selain kaya manfaat
juga murah. Kedelai memiliki banyak protein nabati yang mengandung 22 asam
amino untuk pencegahan berbagai penyakit. Karena sedikit mengandung lemak,
kedelai sangat baik dan dianjurkan untuk diet.

Kedelai biasa diolah menjadi susu dan terasa gurih ketika dikonsumsi. Di situlah
salah satu kekhasannya. Selain menyehatkan, susu kedelai berfungsi menambah
tinggi badan serta menurunkan lemak dalam tubuh.

Kedelai yang rendah lemak, tinggi protein, baik untuk membangun otot tubuh.
Kedelai menguatkan tulang karena banyak mengandung vitamin D serta kalsium.
Selain itu, kedelai yang diolah menjadi susu mengandung isoflavon yang
mirip dengan hormon estrogen.

Isoflavon dalam kedelai berupa geinistein dan berfungsi sebagai
anti kanker payudara sekaligus mencegah diabetes serta menguatkan matriks
tulang.

Protein dalam kedelai mampu merangsang kelenjar pituitary untuk mensekresi HGH (Human
Growth Hormon)
. Banyak yang menganggap bahwa pertumbuhan tinggi badan
seseorang berhenti pada usia 17-18. Bukan berhenti, namun kelenjar pituitary
mengurangi sekresi HGH sampai 50%. Sehingga jika ada usaha, tubuh masih dapat
tumbuh tinggi meskipun tak seperti usia di bawah 17 tahun.

Tak cukup hanya mengonsumsi olahan kedelai, untuk memperoleh hasil maksimal,
harus didukung pula dengan olahraga teratur.

Susu kedelai sebenarnya tak kalah dengan susu sapi, meski kalsium susu kedelai
tak sebanyak susu sapi, namun mutu proteinnya nyaris sama. Mengonsumsi kedelai
yang diolah menjadi susu sebanyak dua gelas sehari, telah mencukupi kebutuhan
protein tubuh. Perbandingan protein dan lemak dalam kedelai ialah 2,8 g : 1,5
g.

Perlu diketahui, susu kedelai hanya dapat bertahan lama bila disimpan dalam
lemari pendingin. Kedelai mengandung sedikit methione dibanding makanan
lain sejenis. Methione merupakan sejenis asam amino yang dapat
menyebabkan kehilangan banyak kalsium dalam tubuh.

Meskipun demikian, susu kedelai dianjurkan dikonsumsi mereka yang menjalani
diet. Karena kedelai sangat rendah lemak, berbeda dengan susu sapi. (*)


Cara Memperbesar ukuran Tulang Ayam Aduan

Ulasan berikut saya rangkum dari
saran2 para profesional dalam bidang ayam aduan:


Vitamin untuk pertumbuhan.......

Jenis2 vitamin: A,B,C,D,E & K.


Kalo
Vitamin untuk Pertumbuhan yg ada di Pasaran biasanya mengandung asam amino jenis
Lysine dan Methionine.

Ke 2 zat ini diyakini mampu memacu
pertumbuhan dengan sistem merangsang nafsu makan dan




mengefisiensikan sisa pakan yg
terbuang melalui kotoran. Dampak yg muncul,kotoran menjadi encer karena kerja
usus dipercepat(harus rajin membersihkan kotoran agar tdk menimbulkan bau).
Merek dagang yg ada: Neobro,Vitabro—>obat ini ada di Poultry Shop.

Ingin
meningkatkan pemacuan pertumbuhan lagi....................


Bisa
memakai vitamin yang mengandung ATP(adhenothriphosphat)..................

Merek Dagang:
Vitagen,Chickofit-------     > di Poultry Shop2 tertentu
tersedia.

Mengenai
hasil:


Lebih baik daripada tidak diberikan
vitamin............


Tp, faktor genetik masih dominan
menjadi penentu pertumbuhan yang maximal.


Semoga bermanfaat.....


ayam bisa lebih besar dan tinggi dari paceknya asalkan pakan
penuh dgn nutrisi, protein, vit dan mineral disamping itu penambahan KALK untuk
pertumbuhan dan memperkuat tulang ayam. KALK dapat di beli di apotek atau toko
obat hrganya berkisar rp 15 rb per 40 butir dalam kemasan botol kalo g salah
(H)

dr
pengalaman saya memang vit2 tsb diatas, baik utk pertumbuhan . tapi utk tumbuh
lebih tinggi kemungkinannya kecil. krn faktor gen pegang peranan.




pernah sy coba pake obat (hormon
pertumbuhan )hanya bis membantu +/- 10 %


:)




 nah bg peternak ayam
bangkok/adu memang perlu menghasilkan ayam yg besar/cepat besar, namun bkn spt
membesarkan ayam broiler dgn meningkatkan berat ayam semata (yg sebenarnya
lemaknya yg bertambah) namun yg kita tuju adalah pertumbuhan otot dan tulang yg
optimal. untuk itu seperti yg disampaikan rekan2 sebelumnya selain faktor
genetik ayam, pemberian pakan dgn nutrisi yg cukup dan seimbang sangat berperan
dalam menunjang pertumbuhan yg optimal. khusus dalam hal pertumbuhan tulang
ketercukupan kalsium, fosfor, dan vitamin D3 (dr sinar matahari) adalah faktor
utama. disamping itu adanya aktifitas yg cukup sedari kecil akan merangsang
pertumbuhan otot dan tulang anak2 ayam.




trim's mgkn yg lain bisa
menambahkan..........




disamping
faktor genetik, pemberian pakan full pabrikan (pabrikan pokphan/confeedl)
jangan sampai putus hingga usia 5,5 bulan setelah itu boleh dicampur jagung
& beras merah.calk diberikan sejak usia seminggu, dilepas tiap pagi -/+ 15
mnt dg terkena sinar matahari. niscaya ayam sodara2 sekalian akan sehat,
lincah, doyan makan (mempercepat pertumbuhan), dg bertambahnya usia tambahkan
vitamin Bcomplek & sayuran (kangkung, daun kates, daun lamtoro, kecambah
dll) dg metode jangan diumbar full (untuk pembentukan badan & menghindari
menurunnya nafsu makan), kecuali dah menginjak usia 5-6 bulan (boleh diumbar
full utk melatih otot2 terutama otot kaki n sayap). kalo dah mulai berani
ayam/birahi silahkan tangkap/dikurung lagi karena ini masanya perawatan utk
aduan.




Untuk
pertumbuhan ayam aduan menjadi tinggi, yang utama adalah CALCIUM atau KALSIUM
Penuhilah kebutuhan Kalsium ayam anda sejak dari Babonnya, banyak kejadian di
mana Pejantan dan Babon Memiliki struktur tubuh yang besar dan tinggi, namun
ada beberapa anakannya yang Kecil kecil, dan juga sebaliknya.




memang
Gen juga memegang peranan penting, namun kalau kita berusaha kenapa nggak?




banyak
macam Kalsium, pilih lah Kalsium yang tepat untuk pertumbuhan tulang, bukan
kalsium untuk perawatan tulang serta yang mudah di serap oleh tubuh




contoh
saya kutip dari article tetangga sebelah:




Kalsium
Karbonat adalah supplement Kalsium yang popular saat ini, di sebabkan harga nya
yang tidak terlalu tinggi, dan juga di karenakan Kalsium Karbonat mudah larut,
tetapi ada beberapa type Kalsium karbonate yang sulit di serap tubuh, melalui
uji coba oleh 10 ahli di America bahwa Kalsium akan sangat bagus dan mudah di
serap tubuh apabila di konsumsi bersama makanan, kedua jenis Kalsium Karbonate
atau pun Citrate sama sama bagus di serap tubuh, Kalsium harus di konsumsi 2x
sehari, penyerapan Kalsium oleh tubuh bisa ditingkatkan melalui perbanyak minum
air di antara selang pengkonsumsian Kalsium, yaitu 2x sehari




ayam dari
umur 1 bln smpe 6 bln. di beri Qalk yg dari Thailand yg bentuknya tulang. 2hr
sekali. saya sdh praktekan dan terbukti tumbuh kekar dan terutama tulangannya
besar. slamt mencoba.




sebelum masa birahi,ayam di umbarin aja untuk pembentukan
otot dan tulang secara alami....... berikan